11/27/2010

PUISI TENTANG BENCANA ALAM (2 PUISI)

NAMA : SIMON HALOMOAN
KELAS : 5KA16
NPM : 17109026
== PUISI 1 ==
Dalam Hangat pelukan mentari. Diri terbalut mendung keresahan. Resah bila bumi tak sudi lagi dipijak. Resah jika laut tak mampu lagi memikul airnya. Resah jika gunung tak sanggup lagi berdiri tegak. Air mata ini belum lagi kering. Puing-puing derita masih tercicir disepanjang jalan. Terdengar lagi jeritan saudaraku disana. Terdengar lagi jeritan teman-temanku disana. Terdengar lagi jeritan para sahabat-sahabatku disana. Bencana, bencana dan bencana. Tak henti-hentinya menggoreskan duka. Apakah ini suatu cobaan? Ataupun Peringatan? Ataukah azab Tuhan? Fikirkanlah...... Renungkan lah....
== PUISI 2 ==
DIBAWAH LANGIT BIRU Pemandangan ini sangat mengerikan Air bah menyapu bumi hingga lenyap Membentuk genangan air mata bercampur darah Seperti kisah nabi Nuh Dalam menebus dosa-dosa kaumnya Bumi menjerit terkikis-kikis Lalu mati ….. tak mampu menggeliat Akhirnya semua terlempar dan terhempas Pada pelataran kering berbatu Di Nangru Aceh Darussalam Terdengar jerit histeris memilukan hati Isak tangis dan teriakan menyayat kalbu Semua berlari……. entah mau kemana Akhirnya hilang satu-satu Ditelan laut Dijemput maut Laut biru memuntahkan gelombang tsunami Bumipun menggetarkan gempa sangat dahsyat Seperti saja murka, membentur segalanya Hingga habis Tak tersisa Dibawah langit biru Laut seakan membeku Menanti pagi, menanti matahari Lalu sebaris generasi, sisa-sisa bencana Merangkak pelan dalam kelelahan Mencari kembali sekeping bumi yang retak Dan pokak poranda Buat ditempa seindah ilusi Hingga senja yang merah Datang buat menjemput dirinya Di Nangru Aceh Darussalam Sebaris generasi, sisa-sisa bencana Merangkak lelah buat menata masa depan

No comments: